Efforts to Enhance Human Resources in the Tourism Sector of Yogyakarta City to Support Quality Tourism
DOI:
https://doi.org/10.38142/jtep.v6i3.2082Keywords:
Efforts to improve human resources, Tourism Sector, Quality TourismAbstract
Human resources management in the tourism sector is a key factor in increasing the attractiveness and sustainability of the tourism sector, especially in Yogyakarta City. This study aims to identify the potential that arises from the existence of human resources in tourist attractions, examine the obstacles faced by the government and managers in encouraging local community participation, and explore the efforts made to improve the quality and quantity of human resources in the tourism sector.
In this study, the author used a qualitative method with data obtained through field research. This field research was conducted in three main stages, namely observation, interviews, and documentation. Observations were conducted to directly observe the interactions and activities that take place in the environment of Yogyakarta City, interviews were used to explore in- depth information from respondents related to the research topic, and documentation includes secondary data collection in the form of photographs, archives, or recordings that support the research.
First, well-managed tourism can produce quality human resources and improve the creative economy, employment opportunities, increase regional income, and preserve the surrounding culture. Second, the participation of human resources is hampered by several things including the lack of incentives, distrust of government initiatives, and unclear human resources management roles. Thirdly, in an effort to strengthen the competitiveness of the workforce and improve the welfare of the community, the government consistently provides training in MSME empowerment, public service innovation, and digital transformation
References
Ahmad, A. J., Hakim, L., Mustari, N., & Fatmawati, F. (2024). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sektor Pariwisata Melalui Partisipasi Masyarakat. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 7(1), 252–261. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i1.3113
Amaria, K. H., & Ulinnuha, R. (2023). Transformasi Kesejahteraan Pelaku UMKM melalui Digitalisasi Pembinaan dalam Program “Sibakul Jogja” di Yogyakarta. ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 4(2), 57–68.
Amdani, M. (2008). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
ASITA. (2023). Laporan Kegiatan Pelatihan Pariwisata Daerah Yogyakarta. Yogyakarta: Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. (2024, Selasa, Mei). “E-Manajemen Karier Jogja Unggul” di Pemerintah Kota Yogyakarta. Retrieved March 9, 2025, from https://bkpsdm.jogjakota.go.id/detail/index/33653
Badan Pusat Statistik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (2024, 2 September). Perkembangan pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Juli 2024. Diakses tanggal 18 Juli 2025 dari https://yogyakarta.bps.go.id
Badudu, J. S. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Badudu, J.S. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
BhB5EiwAd5YbXusNzW8jJ7_ewSGJDDQq81vfwhRNxEADkLSonCoiP aJNOMvAbYZ0nRoClA4QAvD_BwE
Burkart, A. J., & Medlik, S. (1981). Tourism: Past, Present and Future. London: Heinemann.
Damardjati, R. S. (2001). Pengantar Ilmu Pariwisata. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press).
Databoks, (2024). 95,91 Ribu Penduduk Kota Yogyakarta Berpendidikan Tinggi pada Pertengahan 2024.
Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. (2025). Membangun SDM Berkualitas Dengan Rumah Program Generasi Unggul (RPGU) Di Yogyakarta (Policy Brief). Retrieved March 9, 2025, from https://kesehatan.jogjakota.go.id/artikel/id/205/membangun-sdm- berkualitas-dengan-rumah-program-generasi-unggul-rpgu-di-yogyakarta- policy-brief-/
Evans, N., Campbell, D., & Stonehouse, G. (2003). Strategic Management for Travel and Tourism. London: Routledge.
Febuma. (2021). Pengertian Sumber Daya Manusia dan Peranannya pada Organisasi. Diakses dari Manajemen UMA: https://manajemen.uma.ac.id/2021/11/pengertian-sumber-daya-manusia-dan-peranannya-pada-organisasi/
Hamzah, A., Mulyana, S., & Kurniawati, T. (2018). Wisata Sosial sebagai Sarana Edukasi dan Empati Sosial. Bandung: CV. Humaniora Utama.
Hamzah, A., Sari, M., & Fadillah, R. (2018). Wisata Sosial: Konsep, Praktik, dan Implikasinya bagi Masyarakat. Jakarta: Pustaka Rakyat.
Hariyanto, T. (2016). Pariwisata Budaya: Konsep dan Implementasi di Indonesia. Yogyakarta: Andi.
Hariyanto. (2016). Pengembangan Wisata Budaya di Indonesia. Jakarta: CV. Budaya Nusantara.
Hasibuan, M. S. P. (2000). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Husna, N., Iksan, M., & Hajad, S. (2023). Pariwisata Bahari dan Olahraga Air: Tren, Potensi, dan Dampaknya di Kawasan Pesisir. Yogyakarta: Andalas Press.
Husna, S., Iksan, M., & Hajad, A. (2023). Pariwisata Air di Kawasan Kepulauan Tropis. Makassar: Penerbit Lautan.
Indonesia Travel. (2024). Menjadi Wisatawan Bertanggung Jawab: Panduan Wisata Berkualitas. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Indonesia Travel. (2024). Wisata berkualitas: Panduan menjadi wisatawan yang bertanggung jawab. Diakses dari https://www.indonesia.travel
Ismayanti, I. (2010). Pengantar Ilmu Pariwisata. Jakarta: Graha Ilmu.
Ismayanti. (2010). Pengantar Pariwisata. Jakarta: PT Grasindo.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (2024). Pariwisata berkelanjutan dan dampaknya terhadap lingkungan. Jakarta: Kemenko Marves.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investigasi. (2024). Panduan Wisata Edukatif dan Berkelanjutan. Jakarta: Kemenko Marves.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2022). Strategi Pengembangan SDM Pariwisata Nasional. Jakarta: Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kemenparekraf.
Kodyat, R. (2011). Pengantar Ilmu Pariwisata. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Magang, T. (2024). Panduan Praktis Wisata Cagar Alam. Yogyakarta: Gema Alam Nusantara.
Magang. (2024). Wisata Cagar Alam dan Pengelolaannya. Yogyakarta: Pusat Studi Ekowisata Nusantara.
Manajemen UMA. (2021). Lingkungan sebagai faktor pembentuk karakter sumber daya manusia. Diakses pada 18 Juli 2025, dari https://manajemen.uma.ac.id/2021/11/lingkungan-sebagai-faktor-pembentuk-karakter-sumber-daya-manusia/
Manajemen UMA. (2021). Pendidikan sebagai Strategi Utama Pengembangan Sumber Daya Manusia. Diakses pada 18 Juli 2025, dari https://manajemen.uma.ac.id/2021/11/pendidikan-sebagai-strategi-utama-pengembangan-sumber-daya-manusia/
Masrurun. (2020). Pariwisata Olahraga: Konsep, Potensi, dan Perkembangannya di Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.
Masrurun. (2020). Wisata Olahraga dan Peranannya dalam Meningkatkan Pariwisata Nasional. Jakarta: PT Sportindo.
Media Harian Jogja Digital. (2024). Pembangunan SDM Kota Jogja Terbaik se- Indonesia.
Melati, K. R. (2017). Perancangan dan Implementasi Perencanaan Bisnis dan Strategi Promosi bagi Kelompok Rintisan Usaha Mandiri Sanggar Batik Jenggolo dan Sekar Arum di Kota Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 2(2), 216–234.
Murniati Tobing. (2021). Wisata Komersial dan Dampaknya terhadap UMKM. Medan: Penerbit Kreativa.
Nandi, N. (2016). Pariwisata dan pengembangan sumberdaya manusia. Jurnal Geografi Gea, 8(1), 33-42.
Nawawi, H. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Noviant, I., Aly, M., & Fiatiano, R. (2018). Pengembangan Destinasi Wisata Baru di Indonesia. Jakarta: Pustaka Pariwisata Nusantara.
Noviant, I., Aly, M., & Fiatiano, R. (2018). Wisata Baru dan Potensinya dalam Pengembangan Daerah. Surabaya: Pustaka Wisata Inovatif.
Pendit, N. S. (1986). Ilmu Pariwisata: Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: Pradnya Paramita.
Poerwadarminta, W. J. S. (1991). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rahadi, D., & Muslih, M. (2019). Pengembangan Wisata Industri sebagai Alternatif Edukasi dan Ekonomi. Bandung: CV Alfabeta.
Rahadi, F., & Muslih, M. (2019). Wisata Industri: Pendidikan dan Ekonomi dalam Dunia Pariwisata. Jakarta: Penerbit Industri Kreatif.
Randika, I. G. A. (2023). Strategi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan: Dekarbonisasi, Ekonomi Hijau, dan Infrastruktur Ramah Lingkungan. Jakarta: Penerbit Pariwisata Nusantara.
Randika, I. G. A. (2023). Strategi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan: Dekarbonisasi, Ekonomi Hijau, dan Infrastruktur Ramah Lingkungan. Jakarta: Penerbit Pariwisata Nusantara.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11. Jakarta: Sekretariat Negara.
Rivai, V. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Saharuddin, E. (2017). Inovasi implementasi e-Health sebagai manifestasi Smart City di Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Natapraja, 5(1), 1–14.
Sentanu, I. G. E. P. S., Yustiari, S. H., & S AP, M. (2024). Mengelola Kolaborasi Stakeholder Dalam Pelayanan Publik. PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa.
Setiawan, R. I. (2016). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Wisata.
Setiawan, R. I. (2016). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Wisata.
Setiawan, R. I. (2016). Pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata: perspektif potensi wisata daerah berkembang. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 1(1), 23-35.
Setiawan, R. I. (2016). Sumber Daya Manusia dalam Industri Pariwisata. Yogyakarta: Pustaka Pariwisata Nusantara.
Soekadijo, R. G. (2015). Anatomi Pariwisata: Memahami Pariwisata sebagai Sistem. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Spillane, J. J. (1987). Ekonomi Pariwisata: Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.
Sugeha, R., & Nurmandi, A. (2021). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pelaku Kepariwisataan di Kabupaten Bantul. Jurnal Education and Development, 9(1), 584–584.
Sukardi. (1998). Dasar-dasar Pariwisata. Jakarta: Bumi Aksara.
Tobing, M. (2021). Pengaruh Wisata Komersial terhadap Perekonomian Daerah. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Transparency International, (2021). Global Corruption Barometer https://www.transparency.org/en/gcb?gad_source=1&gclid=CjwKCAjwvr
Ulfa, R., Kusmanto, H., & Warjio. (2019). Wisata Politik: Mengenal Sistem Pemerintahan Melalui Perjalanan. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.
Ulfa, S., Kusmanto, H., & Warjio. (2019). Wisata Politik: Kajian Teoritis dan Implementasi di Indonesia. Medan: Universitas Sumatera Utara Press.
Universitas Pendidikan Indonesia. (2023). Membangun Daerah Melalui Pariwisata: Tantangan dan Peluang. Diakses pada 18 Juli 2025, dari https://mpar.upi.edu/membangun-daerah-melalui-pariwisata-tantangan-dan-peluang/
Wahab, S. (1989). Analisis Pariwisata: Suatu Pendekatan Ekonomi. Jakarta: CV. Pelita.
Wahab, S. (1989). Analisis Pariwisata: Suatu Pendekatan Ekonomi. Jakarta: CV. Pelita.
Wuryandani, D., & Meilani, H. (2013). Peranan kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 4(1), 103–115.
Yoeti, O. A. (1983). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.
Yoeti, O.A. (1983). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.
Zainuri, A., Patma, T. S., & Purwanti, D. (2020). Wisata Kesehatan di Asia Tenggara: Tren dan Tantangan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Zainuri, M., Patma, T. S., & Purwanti, E. (2020). Pengembangan Wisata Kesehatan di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Yogyakarta: Deepublish.
Zakaria, A., Hidayat, M., & Subekti, E. (2014). Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat. Malang: UMM Press.
Zakaria, M., Hasanah, U., & Ramli, A. (2014). Wisata Pertanian dan Kontribusinya terhadap Pemberdayaan Masyarakat Desa. Bandung: Citra Pustaka Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iwan Budiherwanto, Tri Nur Rohmah, Eko Martanto, Anwar Ilman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










