The Impact of Tourism Development on Environmental Sustainability in the Bukit Lawang Ecotourism Area

Authors

  • Ikhlas Ramadhan Politeknik Pariwisata Medan, Indonesia
  • Kasih Surbakti Politeknik Pariwisata Medan, Indonesia
  • Jebina Radilla Politeknik Pariwisata Medan
  • Marsha Fadela Politeknik Pariwisata Medan

DOI:

https://doi.org/10.38142/jtep.v6i2.1377

Keywords:

Tourism, Environmental Conditions, Development Impact, Bukit Lawang

Abstract

This study aims to examine the impact of tourism development on the physical environmental conditions in Desa Perkebunan Bukit Lawang, Bahorok Subdistrict, Langkat Regency, with a focus on changes occurring in tourist attractions, facilities, and infrastructure. A qualitative method was employed, with data collected through direct observation and unstructured interviews. The study relied on primary data gathered from fieldwork, supplemented by secondary data from various sources. Informants were selected using purposive sampling, targeting community members who have knowledge of and are directly affected by tourism development. The results of the study indicate that tourism provides economic benefits and enhances environmental awareness among local communities; however, it also poses challenges such as pressure on environmental carrying capacity, changes in wildlife behavior, and uncontrolled development. The implications of this research highlight the importance of sustainable tourism management through collaboration among local communities, government authorities, and non-governmental organizations in order to preserve the integrity of this conservation area.

References

Bangun, M. A. B. (2018). Dinamika Perkembangan Ekowisata Bukit Lawang Di Taman Nasional Gunung Leuser Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Skripsi. Unpublished.

Ferdian, K. J., Idrus DM, I. A., & Tondo, S. (2020). Dampak Ekowisata Bahari Dalam Perspektif Kesejahteraan Masyarakat Dan Kelestarian Lingkungan Pesisir. JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies), 3(1), 481–499. https://doi.org/10.31506/jipags.v3i1.5480

Heykal, M., Prasetya, S., & Harsanti, P. S. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Wisata (Open Trip) CV Tidung Island. Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi, 30(1), 250-265. https://doi.org/10.59725/ema.v30i1.226

Kartika, T. (2016). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Aspek Ekonomi, Sosial Budaya Dan Lingkungan Fisik Di Desa Panjalu. Jurnal Hospitaliti Dan Pariwisata, 3, 1–113. https://www.bing.com/ck/a?!&&p=670103580xN2FlLTZmNjMtMjAwMy02ODQ4MTZmODZlZjEmaW5zaWQ9NTE5Ng&ptn=3&ver=2&hsh=3&fclid=3c397c08-17ae-6f63-2003-684816f86ef1&psq=Manfaat+Ekonomi%2C+Sosial%2C+dan+Budaya+dari+Pengembangan+Pariwisata+Lokal&u=a1aHR0cHM6Ly9qdXJuYWw

Khrisnamurti, Heryanti Utami, R. D. (2016). Dampak pariwisata terhadap lingkungan Di Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Journal Kajian, 21(3), 257–273.

Nofriya, N., Arbain, A., & Lenggogeni, S. (2019). Dampak Lingkungan Akibat Kegiatan Pariwisata di Kota Bukittinggi. Dampak, 16(2), 86. https://doi.org/10.25077/dampak.16.2.86-94.2019

Pynanjung, P. A. (2018). Dampak Pengembangan Ekowisata Terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Bengkayang: Studi Kasus Kawasan Ekowisata Riam Pangar. Jurnal Nasional Pariwisata, 10(1), 22. https://doi.org/10.22146/jnp.59469

Rohani, E. D., & Yitno, P. (2020). Berkelanjutan Elisa Dwi Rohani dan Yitno Purwoko Pendahuluan. Sosiologi Reflrektif, 14(2), 237–254.

Subadra, I. N., & Nadra2, N. M. (2016). Dampak Ekonomi, Sosial- Budaya, Dan Lingkungan Pengembangan Desa Wisata Di Jatiluwih-Tabanan. Jurnal Manajemen Pariwisata, 5, 46–64.

Sudini, L. P., & Arthanaya, I. W. (2022). Pengembangan Pariwisata Berwawasan Pelestarian Lingkungan Hidup. Jurnal Ilmu Hukum, 18(1), 65–76. http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/dih/article/view/5837%0Ahttps://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/dih/article/view/5837/4667

Sutiarso, M. A. (2017). Sustainable Tourism Development Through Ecotourism. OSFPreprint, September, 1–11.

Tidar, Y. H., Muryani, C., & Ahmad, A. (2022). Stategi Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Kawasan Objek Wisata Pantai Kabupaten Kulonprogo Tahun 2021. Indonesian Journal of Environment and Disaster, 1(1), 83–106. https://doi.org/10.20961/ijed.v1i1.61

Wahyundaria, D. A., & Sunarta, I. N. (2021). Identifikasi Dampak Perkembangan Pariwisata terhadap Lingkungan di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(1), 225. https://doi.org/10.24843/jdepar.2021.v09.i01.p29

Wahyuni, S., Sulardiono, B., & Hendrarto, B. (2015). Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut Surabaya. Diponegoro Journal of Maquares, 4(4), 66–70. www.ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares/article/download/9775/9496

Widiati, I. A. P., & Permatasari, I. (2022). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan (Sustainable Tourism Development) Berbasis Lingkungan Pada Fasilitas Penunjang Pariwisata di Kabupaten Badung. Kertha Wicaksana, 16(1), 35–44. https://doi.org/10.22225/kw.16.1.2022.35-44

Widyastuti, A. R. (2010). Pengembangan Pariwisata Yang Berorientasi Pada Pelestarian Fungsi Lingkungan. Ekosains, II(3), 69–82.

Downloads

Published

2026-05-12