Analysis of Tax Audit Authority from the Perspective of Appeal Disputes in the Tax Court

Authors

  • Benny SETIAWAN PKN STAN, Indonesia
  • Yadhy CAHYADY PKN STAN, Indonesia
  • Supriyadi SUPRIYADI PKN STAN, Indonesia
  • Faisal Ahmad CHOTIB Tax Education and Training Center Instructor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38142/jogta.v4i3.1756

Keywords:

Tax audit authority, Tax Assessment Letter (SKP), Tax Court, appeal disputes, taxpayer legal protection

Abstract

This study analyzes the authority of tax audits conducted by the Directorate General of Taxes (DGT) from the perspective of appeal disputes in the Indonesian Tax Court. Within Indonesia’s self-assessment tax system, tax audits function as a primary instrument for ensuring taxpayer compliance and form the basis for the issuance of Tax Assessment Letters (Surat Ketetapan Pajak/SKP). However, audit results and the resulting SKP often give rise to disputes when taxpayers question both the material correctness and the procedural legitimacy of the audit process. This research employs normative legal research with a descriptive-analytical approach, examining statutory regulations, implementing rules, and relevant Tax Court decisions concerning disputes over audit authority and procedures. The findings indicate that tax audit authority is attributive and explicitly regulated under the General Provisions and Tax Procedures Law (UU KUP) and its implementing regulations. In appeal proceedings, the Tax Court assesses both formal aspects—such as compliance with audit procedures and authority—and material aspects relating to the accuracy of tax calculations. Procedural violations do not automatically invalidate a Tax Assessment Letter; instead, judges evaluate the seriousness of the violation and its impact on taxpayer rights and material truth. The study concludes that the Tax Court plays a crucial role in controlling the use of audit authority while balancing legal certainty, protection of taxpayer rights, and the state’s fiscal interests.

References

Direktur Jenderal Pajak. (2024). Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-1/PJ/2024 tentang Kebijakan Pemeriksaan Bukti Permulaan Tindak Pidana Perpajakan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak.

Effendy, T. (2025). Sengketa Pajak dalam Sistem Self-Assessment: Tantangan dan Solusi di Indonesia. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains, 14(1), 203–218.

Heykal, M., Prasetya, S., & Harsanti, P. S. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Wisata (Open Trip) CV Tidung Island. Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi, 30(1), 250-265. https://doi.org/10.59725/ema.v30i1.226

Ilyas, W. B., & Burton, R. (2011). Hukum Pajak (Edisi 5). Jakarta: Salemba Empat.

Kurniawan, D. (2025). Penyelesaian Sengketa Pajak yang Berkepastian Hukum: Studi Putusan Nomor PUT-008487.99/2022/PP/M.IIA, PUT-109920.99/2014/PP/M.IA, PUT-141/B/PJK/2015. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(11), 12948–12953.

Mardiasmo. (2018). Perpajakan (Edisi Terbaru). Yogyakarta: Andi.

Mesli, M., Kantikha, I. M., Markoni, & Widiarto, J. (2024). Analisis Yuridis Sengketa Pajak Fiskus dengan Wajib Pajak di Pengadilan Pajak Jakarta Pusat (Studi Kasus Perkara Sengketa Pajak Nomor 15-083193-2008 Nomor Keputusan Banding KEP-763/WPJ 28/2014). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(2), 1545–1552.

Menteri Keuangan Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2025 tentang Pemeriksaan Pajak. Jakarta: Kementerian Keuangan.

Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak dan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan. Jakarta.

Priantara, D. (2016). Perpajakan Indonesia: Pembahasan Lengkap dan Terkini disertai CD Praktikum (Edisi 3). Jakarta: Mitra Wacana Media.

Resmi, S. (2014). Perpajakan: Teori dan Kasus (Buku 1, Edisi 10). Jakarta: Salemba Empat.

Suyanto, & Mandagi, A. S. (2016). Penggunaan Metode Arus Uang Masuk dalam Pemeriksaan Pajak sebagai Sumber Sengketa Pajak Berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Jurnal LEX Certa, 1(1), 161–175. (Academia)

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Undang-Undang nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan.

Undang-undang nomor 16 tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Undang-undang Nomor 14 tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Downloads

Published

2025-12-30

Most read articles by the same author(s)